Pastikan Ibu Hamil Mendapatkan Pelayanan Pemeriksaan Terbaik

Apakah bunda sudah memeriksakan kandungannya ?

Bagi bunda yang sedang hamil, disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di tempat pelayanan kesehatan terdekat secara teratur. Hal ini untuk mengetahui perkembangan bunda dan bayi dalam kondisi yang baik. Lalu apa saja yang harus menjadi bagian dari pemeriksaan setia ibu hamil ?.

Berikut ini beberapa penjelasan yang bunda bisa mengerti.

1. Pengukuran Tinggi Badan

Bila tinggi badan < 145, maka faktor risiko panggul sempit, kemungkinan sulit melahirkan secara normal.

2. Timbang Berat Badan Setiap Kali Periksa

Sejak bukan ke-4 pertambahan berat badan paling sedikit 1 kg / bulan.

3. Pengukuran Tekanan Darah (Tensi)

Tekanan darah normal 120/80 mmHg. Bila tekanan darah lebih besar atau sama dengan 140/90mmhg, ada faktor risiko hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) dalam kehamilan.

4. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (Lila).

Bila < 23, 5 cm maka hal ini menunjukan bahwa ibu hamil menderita kurang energi kronis (Ibu Hamil KEK) dan berisiko melahirkan bayi berat  lahir rendah (BBLR).

5. Pengukuran Tinggi Rahim

Pengukuran tinggi rahim berguna untuk melihat pertumbuhan janin apakah sesuai dengan usia kehamilan.

6. Penentuan Letak Janin (Presentasi janin) dan perhitungan denyut jantung janin.

Apabila trimester III bagian bawah janin bukan kepala atau kepala belum masuk panggul, kemungkinan ada kelainan letak atau ada masalah lain. Bila denyut jantung janin kurang dari 120 kali / menit atau lebih dari 160 kali / menit menunjukan ada tanda GAWAT JANIN dan segera harus DIRUJUK. 

7. Penentuan Status Imunisasi Tetanus Toksoid (TT).

Bilamana diperlukan mendapatkan suntikan tetanus toksoid sesuai anjuran petugas kesehatan untuk mencegah tetanus pada ibu dan bayi.

8. Pemberian Tablet Tambah Darah.

Ibu hamil sejak awal kehamilan, minimum 1 tablet tambah darah setiap hari dan dilakukan selama 90 hari. Tablet tambah darah diminum pada malam hari untuk mengurangi rasa mual.

9. Lakukan Tes Laboratorium.

a. Tes golongan darah untuk mempersiapkan donor bagi ibu hamil bila diperlukan.

b. Tes hemoglobin untuk mengetahui apakah ibu kekurangan darah atau tidak (Anemia)

c. Tes pemeriksaan urine (air kencing)

d. Tes pemeriksaan darah lainnya, seperti HIV dan sifilis, sementara pemeriksaan malaria dilakukan di daerah endemis.

10. Konseling Atau Penjelasan.

Tenaga kesehatan memberi penjelasan mengenai perawatan kehamilan, pencegahan kelainan bawaan, persalinan dan inisiasi menyusu dini (IMD), nifas, perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, Keluarga berencana dan imunisasi pada bayi. Penjelasan ini diberikan secara bertahap pada saat bunda berkunjung ke pelayanan kesehatan.

Mungkin itu saja tips-tips yang bermanfaat bagi bunda yang sedang hamil.